Sentra Kerajinan Logam Di Sidoarjo

Jpeg
0 547

Sentra Kerajinan Logam Di Sidoarjo

Desa Ngingas di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo dikenal sebagai kampung logam. Sebabnya di kampus ini beroperasi tak kurang dari 300 usaha pengolahan logam.  Hampir setiap rumah di desa Ngingas, memproduksi benda atau alat yang terbuat dari bahan logam seperti variasi motor, sparepart kendaraan, alat pertanian, kelistrikan, dan lain sebagainya.  Awal mula yang mempopulerkan desa Ngingas sebagai kampung logam adalah Pemkab Sidoarjo.

“Ini bukanlah hal baru sebenarnya, karena sebelum saya lahir kampung kami sudah memproduksi produk berbahan logam sudah sejak dari nenek moyang,” kata Sami’an.

Semua itu bermula di Dusun Pandean, nama pandean sendiri diambil karena banyaknya warga yang menggantungkan hidupnya menjadi pandai besi. Dari situ warga meneruskan usaha yang dibangun oleh orang tua di dusun Pandean sejak dulu, hingga menjamur sampai seluruh desa Ngingas.

Bedanya, Mesin yang digunakan pengusaha logam di Desa Ngingis saat ini lebih modern. Sehingga proses produksi menjadi lebih cepat. “Kalau dulu di dusun Pandean masih manual, besi harus dibakar dulu baru bisa dibentuk. Sekarang sudah pakai mesin impor,” Ungkapnya.

Selain itu, sebagian produk-produk yang berasal dari Desa Ngingas sudah diekspor ke mancanegara. Usaha logam di desa Ngingas berdampak positif dan negatif bagi warga. Suara dari mesin-mesin yang digunakan dalam proses pembuatan benda dari logam memang terdengar sangat bising. Belum lagi ditambah suara dari gesekan dan bantingan benda logam.

Source http://surabaya.tribunnews.com http://surabaya.tribunnews.com/2018/02/14/bermula-dari-pandai-besi-kini-ngingas-sidoarjo-jadi-sentra-industri-logam?page=2
Comments
Loading...