Sentra Kerajinan Peci Di Cianjur

0 280

Sentra Kerajinan Peci

Sentra peci di Gentur dan Cicariang, Cianjur, masih awet bertahan. Kini, ada sekitar 30 industri rumahan pembuat songkok. Permintaan kopiah pun masih melimpah. Permintaan tidak hanya dari datang dari pembeli di dalam negeri, juga dari pembeli luar negeri, terutama dari Timur Tengah.

Bukan hanya kondang sebagai kampung santri, Kampung Gentur dan Cicariang, Desa Jambudipa, Warungkondang, Cianjur, juga tenar sebagai sentra peci. Sejak tahun 1982, warga kedua kampung tersebut merintis usaha pembuatan songkok. Produk peci dari desa ini kini sudah melanglang buana ke sejumlah negara.

Tidak sulit menemukan sentra peci Gentur dan Cicariang. Dari kota Cianjur, jaraknya kira-kira 17 kilometer atau 30 menit perjalanan mengarah ke lereng Gunung Gede. Adalah Cecep, yang awal mula merintis bisnis pembuat peci di Gentur. Ia jeli melihat peluang ketika para santri yang mondok di sejumlah pesantren Kampung Gentur dan Cicariang, kesulitan mencari peci.

Dengan bermodal uang Rp 250.000, Cecep memulai bisnis ini. Kebetulan ia punya sedikit keahlian menjahit. Sekitar Rp 100.000, ia gunakan untuk membeli bahan berupa kain dan benang. Sisanya, untuk membeli mesin jahit. Cecep pun mulai memproduksi peci sendiri. Produknya ia beri merek Menara Jaya.

Cecep menjual banyak jenis peci dengan harga bervariasi. Antara lain, peci Garut, peci Thailand, peci Madinah, peci Maroko, peci Aldan, peci Kambani, peci sablon tulis, peci Bangladesh, peci rajut, peci Malaysia, dan peci wol. Harga jualnya berkisar Rp 80.000-Rp 150.000 per kodi alias 20 buah. “Yang paling laku itu untuk jenis peci Aldan seharga Rp 120.000 per kodi,” ujarnya.

Source Sentra Kerajinan Peci Di Cianjur Sentra Kerajinan Peci Di Cianjur
Comments
Loading...