Sentra Kerajinan Peci Motif Di Aceh Utara

0 220

Sentra Kerajinan Peci Motif Di Aceh Utara

Aceh adalah provinsi yang terletak di ujung barat Indonesia yang memiliki beragam suku, budaya dan kerajinan tangan khas daerah yang disulap menjadi salah satu komoditi unggulan kualitas ekspor. Salah satu kerajinan tangan dari Aceh adalah produksi peci motif Aceh. Membahas tentang kerajinan peci tentu kita tidak boleh melupakan salah satu desa yang menjadi pusat produksi peci terbesar di provinsi yang berjuluk serambi mekkah ini. Desa tersebut adalah Desa Mesjid Teupin Punti.
Desa Mesjid Terletak di Jl. Hakim Krueng Teupin punti, Kecamatan Syamtalira Aron, kabupaten Aceh Utara. Hal menarik adalah komoditi atau produksi peci dengan ragam motif unik khas Aceh yang sudah tersohor kualitas produknya hingga ke luar daerah dan mancanegara.
Terdapat empat industri kerajinan peci di gampong yang dulunya sering disebut gampong bak kayee rayeuk. Setiap industri kerajinan peci tersebut dikelola oleh empat pengrajin berbeda. Berikut adalah sentra industri peci dan pengrajin atau pengelolanya yang ada di Desa Mesjid.

Iwan Sunarya Pemuda berusia 30 tahun ini mulai merintis karir mandirinya sebagai pengrajin peci sejak masih duduk di bangku SMA tepatnya pada tahun 2001, waktu itu dia hanya sanggup melayani orderan dalam jumlah yang kecil saja. Memulai bisnis pada usia yang relatif muda tentu bukan tanpa cela, namun berkat niat yang baik, support dari keluarga serta pengalamannya yang sudah matang di bidang ini ditambah lagi keyakinan dan kesabaran, membuat pria yang akrab disapa Bg wan ini mantap membuka usaha produksi peci motif Aceh dengan memberi label atau merk sesuai dengan namanya sendiri, Iwan Sunarya.

Sudah belasan tahun bisnisnya berjalan, kini ayah satu anak ini memiliki enam karyawan yang membantunya menyelesaikan setiap orderan dari pelanggan. Bg wan menuturkan, setiap bulannya usaha peci miliknya ini sanggup menyelesaikan 3000 peci. Terkadang akibat permintaan pasar yang tinggi membuat saya kewalahan, namun saya tetap berusa menyelesaikan semua orederan yang masuk, ujarnya.

Peci yang diproduksi oleh Industri peci Iwan Sunarya dihiasi beragam corak dan motif yang kental dengan nilai-nilai keacehan seperti motif rencong, kerrawang, keong, rajut jawa, khat, dan pinto aceh. Dari semua motif tersebut motif rencong dan pinto aceh yang paling banyak diminati oleh pasar. Pengusaha muda ini mengaku bahwa, peci prosuksinya kini sudah merambah keseluruh Aceh, sedangkan untuk pasar nasional dan internasional biasanya dipesan oleh agen yang nantinya dibawa ke berbagai even pameran atau dipesan khusus sebagai souvenir khas Aceh.

Source http://www.sulohnanggroe.net http://www.sulohnanggroe.net/2016/11/sentra-industri-peci-motif-aceh.html?m=0
Comments
Loading...