Sentra Kerajinan Pisau Bareng Di Kudus

0 575

Sentra Kerajinan Pisau Bareng Di Kudus

Produk pisau di Kabupaten Kudus ini begitu populer di Indonesia bahkan mulai diminati pembeli dari luar negeri, karena cukup berkualitas dengan harga jual yang relatif murah. Seorang perajin pandai besi di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Alex mengakui produk pisau Hadipolo atau dikenal dengan sebutan Bareng memang sudah dikenal masyarakat di Tanah Air sehingga pemasarannya cukup luas.

Namun dalam perkembangannya tidak hanya Bareng saja yang kemudian menjadi sentra pandai besi, seiring perkembangan industri pandaibesi di wilayah bareng, pada akhirnya wilayah lain di sekitar Bareng pun juga mengembangkan industri pandai besi tersebut, sebut saja Desa Tenggeles, yang secara geografis bersebelahan dengan Bareng, meskipun secara administratif masuk pada wilayah Kecamatan yang berbeda, sudah sejak bertahun-tahun dikenal sebagai salah sentra industry pande besi.

Para pengepul atau grosir dari kota-kota tersebut, datang dan mengambil langsung ke rumah Susanto, satu kali dalam sepekan. Untuk Semarang sebanyak 20 – 40 kodi, Jepara dan Juana 20 kodi, dengan harga Rp 35 ribu – Rp 80 per kodi, sesuai ukuran pisau dapur yang dipesan. Sejauh ini proses produksi berjalan lancer dan tidak ada masalah, juga kebutuhan bahan baku, meskipun semua masih secara manual. “Untuk alat pemotong plat baja, saya buat sendiri, bahannya dari kikir. “ kata Alex, yang sudah menekuni pekerjaan tersebut, selama sekitar 15 tahun.

“Harga bahan baku, untuk plat baja Rp 8500 per kilogram, plat stenlis Rp 9000 – Rp 22.000 per kilogram. Kebutuhan , untuk plat besi, setiap 2 kodi (40 buah) setiap jenis produk, membutuhkan 3 kilogram plat baja, sedangkan untuk stenlis, setiap 1 kodi (20 buah), membutuhkan 1 kilogram platstenlis,” tutur Alex.

Source Sentra Kerajinan Pisau Bareng Di Kudus Sentra Kerajinan Pisau Bareng Di Kudus
Comments
Loading...