Sentra Kerajinan Sepatu Di Medan

0 292

Sentra Kerajinan Sepatu Di Medan

Pusat produksi sepatu kawasan Denai, Medan, Sumatra Utara yang tak lagi tenar, sempat ditinggalkan oleh para perajin. Sebagian perajin ini ada yang kembali ke lokasi berjualan sebelumnya, pindah ke luar kota atau gulung tikar.

Seperti Jhonny Syafril Chan, salah satu perajin yang memilih kembali ke Jalan Bromo, tahun 2000. Pertimbangannya untuk pindah dari tempat ini adalah tak ada lagi pengunjung yang datang serta tidak adanya dukungan pemasaran dari pemerintah. Sebab,¬† lokasi tersebut memang merupakan milik pemerintah. “Sentra ini sudah mulai gawat sejak tahun tahun 2000-an,” ungkapnya.

Pendapatan selama sebulan pun tidak dapat menutup seluruh biaya produksi. Maklum saja, kawasan Denai cukup jauh dari pusat jual beli bahan baku, sehingga perajin harus merogoh kocek lebih dalam menuju lokasi tersebut.

Sekitar dua tahun belakangan, para perajin yang meninggalkan lokasi diminta kembali oleh pemerintah. Satu per satu perajin pun kembali lantaran pemerintah mengancam akan menarik lagi rumah produksi yang selama ini disewakan gratis.

Karena tidak ingin kehilangan lokasi produksi, Tojo, panggilan Jhonny Syafril pun rela kembali. Untuk bertahan dia hanya menjalin kerjasama dengan toko sepatu yang berada di Medan. Alasannya, toko-toko tersebut biasanya memesan dalam jumlah besar, sehingga bisa menutup biaya produksi.

Meski penjualan online sedang gencar, Tojo enggan menawarkan produknya lewat jalur ini. Sebab, dia memang tidak ingin melayani pembelian ritel langsung ke konsumen kecuali pesanan custom.

Tojo pun masih mengandalkan kekuatan sistem marketing lama, yaitu door to door untuk mendapatkan pelanggan. “Saya ada penjualan yang langsung ke toko-toko menawarkan barang,” tambahnya.

Source https://peluangusaha.kontan.co.id https://peluangusaha.kontan.co.id/news/melongok-sentra-sepatu-medan-denai-2
Comments
Loading...