Sentra Kerajinan Topeng Gianyar

0 204

Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali menjadi sentra kerajinan topeng khas Pulau Dewata. Di desa ini, ada puluhan perajin topeng. Mereka memproduksi topeng barong, bondres, dan rangda. Harga topeng dibandrol dari Rp 350.000 hingga jutaan rupiah.

Desa budaya. Itulah julukan khas Desa Singapadu yang dikenal mewarisi seni tradisi turun temurun khas Bali, khususnya seni pembuatan topeng barong. Desa Singapadu menyimpan sejuta pesona budaya tradisional topeng berwujud makhluk mitologis yang diyakini berkekuatan magis. Lebih dari 20 perajin di desa ini yang memproduksi topeng berbentuk barong.

Seni topeng merupakan salah satu warisan budaya yang sangat dibanggakan masyarakat Desa Singapadu. Salah satu perajin topeng di desa Singapadu adalah I Kadek Juliana. Usaha ini dijalankan Kadek dari warisan sang ayah. Menurut I Kadek, kerajinan topeng telah ditekuni ayahnya sejak tahun 1970. Itu sebabnya, sejak kecil I Kadek telah terbiasa melihat produksi kerajinan topeng di desanya.

Pondok Kubu Bali terlihat sederhana. Luasnya sekitar 5 meter (m) x 10 m tanpa dinding dan lantai semen beralaskan terpal. Di sinilah I Kadek menghabiskan waktunya memahat topeng. Ada beragam jenis topeng.  Antara lain, yakni topeng bondres, rangda dan barong. Harga jual topeng bondres dan rangda dibandrol I Kadek berkisar Rp 350.000 hingga Rp 600.000 per buah. Sementara topeng barong dibanderol Rp 4 juta-Rp 8 juta per buah.

Dari hasil penjualan topeng, I Kadek mengaku, omzet usahanya tidak menentu. Semua bergantung pada pesanan konsumen. “Saya tidak pernah menghitung berapa omzet tiap bulan, karena tidak tentu. Contoh, sasya pernah jual 13 topeng senilai Rp 7 juta. Tapi, pada bulan berikutnya jumlah pesanan lebih sedikit. Jadi tidak tentu,” jelas I Kadek.

Source Sentra Kerajinan Topeng Gianyar Meraup duit dari kerajinan topeng bali (1)
Comments
Loading...