Sentra Kerajinan Topeng Kertas Girilaya Di Surabaya

0 407

Sentra Kerajinan Topeng Kertas Girilaya Di Surabaya

Salah satu yang menjadi sebab banyak warga kampung Girilaya, yang sempat dikenal sebagai kampung topeng, beralih profesi tak lagi membuat topeng kertas adalah masalah pasar. Tak hanya minat anak-anak yang mulai luntur untuk bermain topeng kertas, melainkan juga karena kurang adanya wadah atau tempat berjualan bagi pengrajin dan penjual topeng kertas.

Sebagaiaman disampaikan oleh Choirul Anamperajin topeng kampung topeng, saat muludan di pasar Genteng, Pasar Kembang, terdapat titik musiman pasar topeng. Di hari-hari besar Islam tertentu banyak perajin yang membuka lapak untuk berjualan topeng di sana. Bahkan sampai berjejer.

Ia menyebut sejauh ini peran Pemkot dalam membantu penjualan para perajin topeng masih lemah. Bahkan tidak ada sentuhan dari Pemkot yang mampu menyuntik semangat perajin bisa terus eksis. Pihaknya berharap ke depan akan ada kebijakan untuk menyediakan lahan dan dukungan pemasaran dari Pemkot akan kembali menghidupkan kampung topeng di Girilaya.

“Kami pernah dijanjikan akan dapat bantuan sebesar Rp 500 ribu, sudah lama. Sudah tanda tangan tapi tidak ada aliran dana bantuan,” kata Anam.

Pihaknya berharap meski tidak berupa bantuan dana segar untuk modal, paling tidak ada event-event yang diselenggarakan Pemkot agar meningkatkan peluang daya jual topeng kertas milik kampung Topeng Girilaya. Hal serupa juga disampaikan oleh Muhammad Imam Syafii, warga kampung Girilaya. Ia menyebutkan peluang untuk menjual topeng kertas ini tetap ada jika ada dukungan yang cukup dari banyak pihak.

Source http://surabaya.tribunnews.com http://surabaya.tribunnews.com/2017/10/18/choirul-anam-berharap-pemkot-dukung-pelestarian-topeng-kertas-girilaya
Comments
Loading...