Sentra Kerajinan Topeng Klasik Di Sukoharjo

0 289

Kerajinan Topeng Klasik

Topeng klasik adalah topeng yang biasa dipakai dalam pentas sendratari klasik seperti cerita Panji, Minak Jingo dan Gunungsari yang saat ini mulai langka. Narimo adalah satu-satunya perajin topeng klasik di Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah, yang hingga kini masih bertahan.

Dibantu istrinya, Supriyanti, dan beberapa pegawainya, Narimo terus berkarya. Ia memproduksi topeng Raja Mala, Hanoman, Garuda Jaksa, Kelono, Dewi Sekartaji dan Panji Asmoro Bangun, dan topeng Penthul-Tembem. Topeng-topeng buatan mereka tergolong halus dengan detail yang pas, menggambarkan karakter para tokohnya seperti Galuh Candra Kirana, Dewi Kili Suci, Batara Indra, Klana Raja

Proses pembuatan topeng dilakukan mulai memilih kayu, membentuk topeng, menatah dan kemudian mewarnai. Harga topeng-topeng ini berkisar mulai dari 6 ribu rupiah hingga 5 juta rupiah, tergantung ukuran dan motif topeng. Namun untuk topeng standar, harganya mulai dari 150 ribu rupiah hingga 300 ribu rupiah. Bahan kayu yang digunakan biasanya dari jenis sengon, pule, puso, mahoni dan jati.

Keahlian membuat topeng ini dipelajari Narimo secara otodidak. Awalnya dia justru menekuni pembuatan wayang. Namun Narimo kemudian mencoba belajar ke beberapa seniman topeng di Solo dan Gunung Kudul (Yogyakarta), hingga akhirnya terus bertahan hingga sekarang. Ketekunan inilah yang membuat Narimo mencapai tangga keberhasilan. Karya-karya topengnya bahkan tersebar hingga Korea Selatan, Belanda, dan Jepang.

Source Sentra Kerajinan Topeng Klasik Di Sukoharjo Sentra Kerajinan Topeng Klasik Di Sukoharjo
Comments
Loading...