Sentra Kerajinan Udeng Di Bali

0 400

Sentra Kerajinan Udeng Di Bali

Pada rompok penuh mesin jahit dan lembaran kain itu terdapat empat orang berpakaia rapi. Mereka warga Denpasar yang sengaja datang ke tempat kerja Jero Mangku Ketut Ngaya di Banjar Purwakerta untuk membeli destar atau udeng, asal Banjar Dukuh, Desa Pedungan, Denpasar mengatakan kedatangannya untuk mencari contoh udeng yang akan dijadikan kostum karyawan di tempatnya bekerja, di BPD Pedungan.

“Saya sengaja datang dari jauh. Tidak masalah harus nyasar belasan kali untuk mencari tempat ini. Sebab di sini pembuat udeng terbaik di Bali. Bentuknya selalu menyesuaikan dengan tren masa kini,” ujarnya.

Tempat pembuatan udeng ini tidak mudah dicari. Sebab, selain lokasinya berada di pinggiran Kabupaten Badung, letak rumah Jro Mangku Ngaya juga masuk ke dalam gang.

“Kalau tidak memiliki nama besar, tidak mungkin saya jauh-jauh datang ke sini,” ujarnya lagi.

Usaha produksi udeng sudah diakoni Jro Mangku Ngaya sejak tahun 1984. Tahun 1960, memroduksi baju berbahan karung goni. Tahun 1964, ia beralih menjadi pembuat pakaian jadi seperti seragam sekolah dan pakaian lainnya.

“Setelah terpilih jadi Mangku Gria Sakti Manuaba Gerih, saya ganti profesi jadi pembuat udeng. Sebab, kalau membuat pakaian, harus memegang perut dan pinggul. Sementara seorang pemangku dilarang melakukan itu,” ujarnya lalu tertawa.

Jro Mangku Ngaya adalah penemu cara menjarit destar jro mangku. Tahun 1995, pemerintah provinsi menyuruhnya membuat hak paten. Namun tidak dilakukan. Sebab hak paten hanya bisa satu warna. Bila mematenkan warna biru, pengusaha lain bisa menggunakan warna merah. Meskipun bentuknya sama, itu tidak melanggar hak paten. “Karena itu saya pikir percuma mencari hak paten,” ungkapnya.

Selain menerima pesanan sekaa-sekaa di Bali, Mangku Ngaya juga melayani pembuatan udeng perorangan. Harga ditawarkan mulai dari Rp 30 ribu- Rp 300 ribu, tergantung jenis kain. “Paling murah jenis kain tetoron. Paling mahal kain songket,” ungkapnya.

Keseriusan dalam menciptakan style udeng berbauah belasan prestasi. Dua di antaranya adalah meraih Pegeringsingan Award tahun 2012 dan Penghargaan Ekonomi Kreatif dari Gubernur Bali tahun 1994.

Source http://bali.tribunnews.com http://bali.tribunnews.com/2014/08/22/pembuat-udeng-paling-terkenal-di-bali
Comments
Loading...