Sulap Bahan Sampah Menjadi Kerajinan Bernilai Seni

0 436

Sulap Bahan Sampah Menjadi Kerajinan Bernilai Seni

Deky Rahman Setiawan warga Denpasar Selatan, Bali dengan kerajinan bermerk Youth Rebel Nation 4 Liberation (YRN4L) membuat dan menjual aksesoris seperti cincin, gelang, kalung yang bahan bakunya dikumpulkan dari pemulung. Secara estetis dan desain, sama sekali tak nampak seperti limbah. Pria dengan gaya dandan rock metal ini melakukan upcycle atau nilai tambah pada sampah.

Misalnya ia mengubah bekas pipa paralon pipa air menjadi kalung yang terkesan mahal. Seperti olahan gading. Pipa bekas berdiameter besar ini dibakar lalu dicukil. Aksen kayu muncul dari bekas pembakaran. Lalu penyelesaian akhir yang rapi untuk menyatukan sudutnya di leher.

Ada juga kalung dengan liontin bekas kunci dengan desain klasik, leontin, gearbox mobil-mobilan Tamiya, bulu babi, gear gitar, dan lainnya. Jika tak bertanya asal bahan bakunya, kita tak bisa menebak.

Ia juga memamerkan sejumlah karya dan sampah yang dinaikkan kelasnya jadi aksesoris. Misalnya ada cincin dari pisau makan bekas salah satu perusahaan penerbangan. Dengan alat bantu, ia membengkokkan pisau makan melingkar dan menyisakan sedikit ujungnya. Elegan.

Sumber utama bahan di dagang rongsokan dan teman yang mau buang barangnya. Ia hanya berharap sampah bisa dipikirkan untuk berfungsi kembali dengan bentuk lain untuk mengurangi pencemaran. Namun, apa yang dioleh Deky tak bisa ditiru semua orang. Perlu naluri seni dan keterampilan mengolah.

Source Sulap Bahan Sampah Menjadi Kerajinan Bernilai Seni mongabay indonesia
Comments
Loading...