Wayang, Terima Inskripsi UNESCO

0 140

Kerajinan Kreasi Bunga Di Buleleng

Terpikat kecantikan bunga sedari kecil membuat gadis muda bernama Ni Kadek Ayu Martini ini tekun belajar membuat kerajinan bunga secara otodidak melalui tutorial di Youtube. Ketekunannya tersebut agaknya tidak sia-sia, karena sejak Februari 2016 usaha kerajinan bunga yang dirintis Ayu ini laris manis dipesan anak muda.

Modal awal yang disiapkan Ayu saat itu tidaklah besar, setelah melihat tutorial di Youtube ia membeli alat dan bahan dengan uang Rp 300 ribu saja. Kala itu, Ayu memang baru membuat kerajinan bunga berbahan kertas origami. Setelah menguasai pembuatan bunga dari kertas origami, Ayu pun melanjutkan kreasi dengan menggunakan bahan seperti pita satin, kain flanel, wrapping paper, kawat bunga, serta berbagai macam aksesoris pemanis semacam kain sifon.

Bahan baku dan pendukungnya sengaja dipesan Ayu dari berbagai online shop di kota-kota besar di Jawa. Demi kepraktisan dan mengingat bahannya lebih bervariasi.

“Saya kemudian sengaja membuat label Dolphin Everlasting Flowers (DEF) untuk produk-produk craft saya, karena sejak dulu saya sangat menyukai ikan lumba-lumba dan bunga. Entah kenapa, sejak kecil saya suka sekali dengan ikan lumba-lumba,” kata gadis kelahiran Singaraja, Buleleng ini.

Setelah dirasa usaha keraijnan bunga tersebut diminati pasar, Ayu baru selanjutnya mulai berkreasi membuat produk-produk aksesoris. Misalnya, ikat rambut, bros, dan bandana untuk bayi. Selain itu, Ayu juga membikin buket bunga dari kain flanel, pita satin serta membuat bunga hias dari kain stocking.

“Aksesoris harganya mulai Rp 6 ribu sampai Rp 35 ribu. Buket bunga harganya Rp 35 ribu ke atas, harga fleksibel juga sesuai bentuk dan ukuran,” ujarnya seraya menuturkan permintaan buket bunga sangat ramai jika mendekati Valentine.

Untuk lebih mengenalkan produk-produknya, Ayu mulai merambah berbagai kegiatan pameran. Harapannya, agar masyarakat lebih mengenal produk-produk buatan DEF. Berbagai pemeran yang pernah diikuti adalah pameran Pesta Kesenian Bali (PKB) yang berlangsung di Tabanan, BCIC serta pameran yang berlangsung di kampus Universitas Udayana.

Keikutsertaan dalam pameran ini membuat Ayu kian optimis untuk membesarkan usaha kerajinan bunga kain ini, mengingat respon masyarakat cukup baik. Bahkan, ketika sedang mengikuti ajang pameran di Denpasar, produk-produk DEF sempat dilihat-lihat dengan seksama oleh Wali Kota Denpasar Rai Mantra.

Source https://bisnisukm.com https://bisnisukm.com/modal-tutorial-youtube-gadis-cantik-ini-buka-usaha-kerajinan-bunga.html
Comments
Loading...